kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Pemerintah Dorong APBN 2027 Ciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja Formal


Selasa, 29 September 2026 / 13:52 WIB
Pemerintah Dorong APBN 2027 Ciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja Formal
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Suahasil mengungkapkan pemerintah mendorong APBN 2027 juga mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mendorong Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal.

Hal tersebut disampaikan Suahasil setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna, Selasa (29/9/2026).

Suahasil mengatakan, penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu fokus yang perlu didorong pemerintah melalui pengelolaan APBN.

"APBN kita terus arahkan supaya terus menumbuhkan. APBN menumbuhkan, APBN melindungi, namun APBN juga kredibel dan sehat," kata Suahasil dalam konferensi pers di DPR RI, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: UU APBN 2027 Resmi Diketok, Ini Rincian Postur yang Berubah

Menurutnya, pemerintah perlu mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja, terutama pada pekerjaan yang bersifat formal.

"Bagaimana menciptakan employment, serapan tenaga kerja semakin formal semakin baik," katanya.

Suahasil bilang, kondisi perekonomian domestik saat ini menjadi modal untuk mendorong penciptaan lapangan kerja. 

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berjalan baik dengan capaian 5,45%.

Selain pertumbuhan ekonomi, Suahasil mengatakan, aktivitas transaksi dan penerimaan pajak juga menunjukkan pertumbuhan, sementara inflasi masih dapat ditangani.

"Ini semua adalah modal kita untuk terus menciptakan employment tadi," jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan mendorong ekspor sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi. 

Hal ini menjadi penting di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi volatilitas.

Baca Juga: DEN Ingatkan Risiko Lonjakan Minyak Ke Tekanan Fiskal, Subsidi Energi Bisa Bengkak

Suahasil mengatakan pemerintah akan bekerja bersama kementerian dan lembaga lainnya, termasuk Danantara, untuk membuka ruang investasi serta mendorong penciptaan produk barang dan jasa.

"Ruang-ruang untuk menyerap tenaga kerja melalui dana investasi negara untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh," imbuh Menkeu.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus menjaga APBN agar tetap kredibel sehingga dapat menjalankan dua fungsi utama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×