kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah Canangkan Program Eliminasi Malaria


Rabu, 06 Mei 2009 / 15:44 WIB


Reporter: Hans Henricus |


JAKARTA. Selain pencegahan flu babi, Pemerintah juga getol memberantas malaria. Rabu (6/5) Departemen Kesehatan resmi mencanangkan program eliminasi Malaria secara bertahap mulai 2010 hingga 2030.

Pembasmian secara bertahap itu bergulir di DKI Jakarta, Bali, dan Barelang Binakr. Lalu, di Pulau Jawa, Aceh, dan Kepulauan Riau pada 2015.

Kemudian dilanjutkan di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Terakhir pembasmian di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT di 2030.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan Indonesia merupakan negara tropis dan endemis Malaria. Sejak tahun 1959, Pemerintahan era Presiden Soekarno telah menggelar Komando Pembasmian Malaria.

Namun upaya pemberantasan malaria secara masif mandek lantaran resesi ekonomi. Kondisi ini menyebabkan penambahan jumlah kasus malaria. "Resesi ekonomi mengakibatkan terbatasnya dana dan sarana memberantas malaria," jelas Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di Jakarta, Rabu (6/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×