kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 17.977   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Pemerintah belum pastikan nasib moratorium PNS


Senin, 07 Januari 2013 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memantau bongkar muat peti kemas. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

BOGOR. Kebijakan penghentian sementara (moratorium) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) berakhir di 2012. Tahun ini, pemerintah belum memutuskan sikap apakah akan tetap melanjutkan moratorium atau tidak.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengaku tidak ingin buru-buru mengambil keputusan soal moratorium penerimaan CPNS ini. Yang pasti, dia memastikan pemerintah akan tetap memberlakukan pengetatan penerimaan CPNS.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah tidak boros membelanjakan anggaran untuk pegawainya. "Kami mendesak betul supaya pemerintah daerah supaya tidak terlalu boros menggunakan anggaran," jelasnya, Senin (7/1).

Sebagai informasi, berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri yakni Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri melalui surat keputusan bersama (SKB) kebijakan moratorium berakhir pada 31 Desember 2012. Selama dua tahun kebijakan ini dijalankan, pemerintah berharil mengurangi penerimaan PNS sebanyak 200.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×