kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah Bakal Perpanjang Izin Ekspor Beras


Selasa, 19 Mei 2009 / 14:04 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah kemungkinan akan memperpanjang izin ekspor beras premium dari sebelumnya akhir Juni 2009 menjadi akhir tahun 2009. Lampu hijau perpanjangan izin ekspor tersebut ada setelah Perum Bulog dan eksportir swasta mengajukan usulan tersebut ke pemerintah.

Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar mengatakan, pihaknya memang belum secara resmi mengajukan usulan perpanjangan waktu. Akan tetapi, ada tanggapan positif dari Menko Perekonomian, Departemen Pertanian dan Departemen Perdagangan atas usul tersebut. "Peluangnya masih besar," kata Mustafa di Jakarta, Selasa (19/5).

Ia berharap, dengan perpanjangan waktu itu, maka kuota ekspor sepanjang 2009 sebesar 100.000 ton dapat tercapai. "Lampu hijau sudah ada. Pertanyaannya hanya sampai September atau sampai Desember 2009.," katanya. Usulan resmi akan dilakukan Bulog sebelum bulan Juni berakhir.

Ia mengatakan, kalangan swasta telah mendukung usulan Bulog itu. Aspirasi tersebut juga sudah disampaikan kepada pihak Depdag dan Deptan secara informal. Bahkan menurut Mustafa, Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisna Murthi juga memberi peluang untuk perpanjangan hingga September 2009 atau akhir tahun. "Itu masih dibicarakan, " katanya.

Walaupun diperpanjang sampai akhir tahun 2009, namun kuota volume ekspor masih akan sama yaitu 100.000 ton. Hal itu karena suplai yang terbatas dan pangsa pasar yang tipis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×