kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pemerintah akan meningkatkan anggaran vokasi tahun 2020


Senin, 22 April 2019 / 15:56 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan meningkatkan anggaran vokasi Indonesia pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Hal itu sejalan dengan adanya sejumlah program yang direncanakan dalam peningkatan ketenagakerjaan. Antara lain adalah pemberian insentif bagi lulusan siap kerja dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Secara umum iya pasti akan ada kenaikan anggaran," ujar Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai rapat APBN 2020 di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (22/4).

Kenaikan anggaran tersebut akan meningkatkan euforia pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembangunan SDM nantinya akan seperti pembangunan infrastruktur selama empat tahun terakhir.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta penerapan APBN bisa terukur. Oleh karena itu, peningkatan anggaran akan menurunkan angka pengangguran. "Kalau Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dikisaran 5% sampai 5,3%," terang Hanif.

Sebelumnya terdapat program yang ditekankan pada sektor ketenagakerjaan. Hanif bilang tambahan program seperti kartu pra kerja nantinya akan dapat dijalankan dengan APBN 2020. "Secara fiskal, secara teknokrasi visible, sangat visible," jelas Hanif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×