kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.824   29,00   0,17%
  • IDX 7.887   -442,44   -5,31%
  • KOMPAS100 1.101   -63,78   -5,47%
  • LQ45 800   -33,16   -3,98%
  • ISSI 278   -20,20   -6,79%
  • IDX30 418   -11,50   -2,68%
  • IDXHIDIV20 502   -7,68   -1,51%
  • IDX80 123   -6,46   -5,00%
  • IDXV30 135   -3,96   -2,85%
  • IDXQ30 136   -2,34   -1,69%

Pemerintah akan kirim hak jawab kepada The Age dan Sidney Morning Herald


Jumat, 11 Maret 2011 / 18:24 WIB
Pemerintah akan kirim hak jawab kepada The Age dan Sidney Morning Herald
ILUSTRASI. Ilham Pinastiko, Founder dan Owner Pala Nusantara


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan mengirimkan hak jawab kepada harian The Age dan Sydney Morning Herald atas pemberitaan yang menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyalahgunakan kekuasaan. Hak jawab itu akan dikirimkan melalui Kementerian Luar Negeri.

Dalam hak jawab itu, pemerintah intinya membantah keras semua pemberitaan yang bersumber pada situs Wikileaks. "Itu berita sampah yang dikirim ke Washington tanpa analisis dan bahkan dijadikan berita. Jadi sangat kami sesalkan, terutama Ibu Negara dikatakan broker. Itu luar biasa menghina," ujar Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Jumat (11/3).

Pemerintah Indonesia telah melayangkan protes keras terhadap Pemerintah Amerika Serikat. Namun, Sudi bersyukur karena pihak Amerika melalui Kedutaannya sudah meminta maaf atas bocornya informasi kawat diplomatik dan serta menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar. "Ini semua mengandung serangan asing kepada kita. Hati-hati kita," tambah Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Menurut Sudi, jika pemerintah Amerika membenarkan pemberitaan itu, hubungan diplomatik kedua negara akan terganggu. Namun, Sudi berharap tidak demikian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×