kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah akan evaluasi data warga miskin


Senin, 29 Juni 2015 / 16:58 WIB
Pemerintah akan evaluasi data warga miskin


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah akan melakukan reformasi subsidi listrik dengan mengusulkan pemberian subsidi listrik secara langsung. Untuk itu, pemerintah akan melakukan evaluasi data miskin penerima subsidi langsung.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Askolani mengatakan pemerintah akan melakukan perbaikan data miskin yang bakal dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun ini. "Ini akan jadi landasan kebijakan subsidi dan program bantuan sosial pemerintah lainnya yang lebih ditargetkan dan data yang lebih valid," ujarnya dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (29/6).

Adapun pembahasan mengenai subsidi listrik ini akan dibicarakan lebih lanjut dalam rapat Banggar Selasa besok (30/6). Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Sofjan Djalil mengungkapkan kebijakan subsidi listrik secara langsung merupakan langkah yang paling tepat.

Skema subsidi terbuka yang diterapkan saat ini rawan penyelewengan. Dengan skema subsidi baru nanti, pemerintah akan memberikan uang tunai ke masyarakat miskin yang layak mendapat subsidi. Untuk itu pemerintah membutuhkan data terbaru penduduk miskin dari BPS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×