kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pembiayaan infrastruktur harus dioptimalkan


Rabu, 11 Oktober 2017 / 19:50 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, investasi khususnya pembangunan infrastruktur bukan menjadi persoalan saat ini. Pembangunan infrastruktur justru diperlukan dan akan berdampak pada perekonomian dalam jangka panjang.

Menurut Josua, kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. Investasi lanjut dia, merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Yang menjadi permasalahan lanjut dia, yaitu ketergantungan pembangunan investasi, khususnya infrastruktur saat ini sangat bergantung pada anggaran pemerintah.

"Infrastruktur bagus untuk bisa menekan biaya logistik dan menumbuhkan potensi ekonomi di daerah-daerah. Hanya saat ini pembiayaannya sangat tergantung pada anggaran pemerintah," kata Josua kepada KONTAN, Rabu (11/10).

Sebab, anggaran penerimaan pemerintah belum optimal dan masih sangat bergantung pada harga komoditas. Sementara harga komoditas sendiri belum meningkat lebih tinggi. Akibatnya, cashflow pemerintah terganggu.

Oleh karena itu lanjut Josua, pembiayaan infrastruktur perlu dioptimalkan. Misalnya dengan menggandeng swasta dan pembiayaan melalui pasar modal atau sekuritisasi income. Sekarang bagaimana membuat proyek infrastruktur juga atraktif bagi swasta," tambahnya.

Ia menyebut, dengan pembangunan infrastruktur, peringkat kemudahan dalam berusaha atau ease of doing business (EoDB) Indonesia ke depan akan lebih meningkat lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×