kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemberangkatan haji terlambat


Selasa, 02 Oktober 2012 / 07:23 WIB
Pemberangkatan haji terlambat
ILUSTRASI. Mini leather bag seperti ini menjadi aksesoris trendi 2021


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dadan M. Ramdan

Jakarta. Saban tahun ada saja masalah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Musim haji tahun ini sudah dihadapkan pada keterlambatan penerbangan di sejumlah embarkasi haji di Indonesia. Hal ini berdampak pada molornya waktu kedatangan jemaah haji di Bandara King Abdul Azis, Jeddah.

Anggito Abimanyu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemnag) mengakui, memang terjadi keterlambatan namun tidak perlu cemas karena masih bisa diatasi. "Frekuensi penerbangan di Arab Saudi sedang tinggi dan kami tak bisa menghindari hal tersebut," katanya di Jakarta, Senin (1/10).

Menurutnya, keterlambatan ini murni karena faktor teknis prosedur penerbangan dan bukan akibat keteledoran pihak maskapai. "Itu sudah urutan penerbangannya, jadi tak bisa dihindari," ujar mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) tersebut.

Kemnag telah menyiapkan beberapa kompensasi kepada jemaah calon haji dan tergantung durasi keterlambatan. "Jika terlambat dua jam, kami memberikan kompensasi berupa penyediaan makan. Bila sudah enam jam akan kami sediakan penginapan," janji Anggito.

Selain memberikan kompensasi, antisipasi lain adalah menyampaikan informasi seakurat mungkin kepada calon jemaah haji agar tidak terjadi penumpukan. "Soal katering sejauh ini belum ada masalah," imbuh Anggito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×