kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembangunan infrastruktur masih jadi prioritas Jokowi selain SDM di periode kedua


Kamis, 03 Oktober 2019 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menggelar sidang kabinet paripurna dengan topik evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN 2020.

Dalam rapat tersebut, Jokowi kembali mengingatkan targetnya terkait pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran di kepemimpinannya yang berikutnya.

Baca Juga: Kementerian ESDM dorong percepatan pengembangan enam kilang Pertamina

Meski fokus pada pembangunan SDM, Jokowi pun mengatakan tidak akan meninggalkan pembangunan infrastuktur yang sudah dilakukan.

"2020 merupakan tahun pertama pada periode pembangunan RPJMN 2020-2024 yang kita fokuskan pada pembangunan SDM secara besar-besaran tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur yang telah kita mulai lima tahun lalu," tutur Jokowi, Kamis (3/10).

Dia berharap, reformasi pemerataan kualitas pendidikan bisa dilanjutkan dengan fondasi yang sudah disusun selama ini. Program pelatihan yang sudah dijalankan kementerian/lembaga pun bisa disinergikan. 

Jokowi berpendapat, pada 2014-2019, jajaran menteri sudah melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia, tidak hanya fokus di Jawa saja.

Baca Juga: Pertamina rilis BBM satu harga Jokowi lampaui target

Tak hanya itu, dia pun mengatakan pihaknya telah melakukan reformasi di bidang fiskal sehingga bisa membuat APBN Indonesia semakin sehat. Pihaknya juga memulai reformasi struktural, dimana hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, memangkas banyak aturan dan prosedur yang menghambat.

Reformasi di bidang perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan pun dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×