kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Pelonggaran PPKM picu peningkatan mobilitas masyarakat


Selasa, 07 September 2021 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. Warga menikmati suasana kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/9/2021). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/rwa.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sudah mulai melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level pada akhir Agustus 2021. 

Melansir Data Google Mobility Index-Transit Station, Kepala ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, relaksasi PPKM ini menunjukkan mobilitas manusia kembali meningkat sejak akhir Juli 2021 hingga 28 Agustus 2021. 

“Kenaikan kasus Covid-19 dibarengi penerapan kebijakan PPKM sejak 3 Juli 2021, telah menurunkan mobilitas manusia. Namun, setelah pelonggaran, mobilitas sedikit meningkat kembali pada minggu ke-4 Juli 2021 hingga Agustus 2021,” tegas Andry dalam laporannya, seperti dikutip Selasa (7/9). 

Andry kemudian menjelaskan, peningkatan mobilitas manusia ini juga tercermin dari mobilitas angkutan udara. 

Baca Juga: Boleh dine in selama 60 menit, ini aturan makan di restoran PPKM Level 4, 3, 2

Menilik data dari FlightRadar hingga 30 Agustus 2021, pada bulan tersebut terlihat peningkatan frekuensi penerbangan hingga 18,5%, ke kota-kota utama di Indonesia, seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar. 

Padahal sebelumnya, pada saat PPKM Darurat ditetapkan, jumlah penerbangan harian domestik dari Jakarta (CGK) ke kota-kota utama tersebut turun 61,4% secara rerata. 

Ke depan, Andry melihat pelonggaran PPKM dan keberhasilan menurunkan kasus positif Covid-19 akan terus meningkatkan mobilitas manusia. Namun, hal ini juga harus dibarengi dengan percepatan vaksinasi agar herd-immunity bisa dicapai. 

Selanjutnya: Mulai 14 September, mau ke supermarket dan hypermarket wajib aplikasi PeduliLindungi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×