kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.769   -12,00   -0,07%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Pelajaran bahasa Inggris tetap diajarkan di SD


Selasa, 13 November 2012 / 18:23 WIB
Pelajaran bahasa Inggris tetap diajarkan di SD
ILUSTRASI. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan tidak ada rencana penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar (SD). Bahasa Inggris tetap diajarkan di SD meski ada perubahan kurikulum pendidikan tahun 2013 mendatang. 

"Untuk bahasa Inggris di SD, keberadaannya dipertahankan. Seperti halnya pada kurikulum 2006," kata Wamendikbud Musliar Kasim, Selasa (13/11).

Bahasa Inggris tetap sebagai mata pelajaran dalam kelompok muatan lokal dalam kurikulum 2013. Jadi setiap sekolah dapat menyesuaikan untuk membukanya sebagaimana telah berlangsung selama ini. 

Yang pasti, bahasa Inggris bukan menjadi pelajaran wajib di SD. Hal ini mempertimbangkan daerah-daerah lain yang berada di pelosok dan tenaga pengajar juga terbilang masih minim.

"Kalau bahasa Inggris ini jadi mata pelajaran wajib tapi tenaga pengajarnya tidak kompeten maka efeknya tidak baik bagi anak-anak," jelasnya.

Kendati demikian, bagi sekolah yang menjadikan bahasa Inggris sebagai muatan lokal atau pelajaran tambahan dapat tetap dilakukan selama konten yang diberikan tidak membebani dan dapat diterima baik oleh anak-anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×