kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pejabat Kemendikbud imbau ASN ikut amnesti pajak


Kamis, 29 Desember 2016 / 11:39 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Daryanto, Kamis (29/12) mengikuti program amnesti pajak periode kedua. Daryanto melaporkan SPH dan uang tebusannya di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Usai melaporkan hartanya, Daryanto mengatakan bahwa amnesti pajak ini adalah kesempatan yang baik untuk dilakukan tidak hanya untuk swasta, tetapi aparatur sipil negara (ASN) dan pejabatnya juga.

"Saya sampaikan kewajiban saya untuk merapikan kewajiban pajak saya. Tax amnesty ini fasilitas yang bagus untuk kita semua," ujarnya di kantor pusat DJP, Kamis (29/12).

Adapun dirinya mengatakan bahwa keputusan ikut amnesti pajak di periode kedua karena waktunya baru sempat. Meski demikian, Daryanto mengatakan bahwa kesadaran untuk membayar pajak merupakan sebuah keniscayaan.

"20% dana APBN untuk pendidikan dan kita dari institusi pendidikan dan kebudayaan amat sangat mendorong agar semua teman-teman dan pejabat yang punya kewajiban memanfaatkan fasilitas tax amnesty," ujarnya.

Daryanto melanjutkan, kewajiban WP dengan hartanya yang masuk ke kas negara ini akan membantu masa depan anak Indonesia.

"Jadi kalau kita membayar pajak, itu untuk  kebutuhan berjuta-juta anak kita," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×