kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

PDIP minta Jokowi evaluasi proyek LCGC


Minggu, 21 September 2014 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. BMKG Mencatat Gempa Magnitudo 4,6 di Karangasem, Kuta, Denpasar, Lombok Barat, Lombok Tengah, Mataram


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) minta Presiden terpilih mereka, Joko Widodo untuk mengevaluasi program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) yang dijalankan pada Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut mereka, proyek tersebut tidak sesuai rencana.

Arif Budimanta, anggota Komisi XI DPR dari FPDIP mengatakan, salah satu bentuk ketidaksesuaian tersebut terjadi pada konsep mobil LCGC. Secara konsep, mobil LCGC sudah menyalahi akta lahir. Padahal, program tersebut sudah mendapat fasilitas pembebasan tarif pajak barang mewah.

"Masa green car pakai BBM subsidi beroktan rendah, normalnya mobil jeni hybrid itu pakai kombinasi antara baterai dan BBM beroktan tinggi agar karbon rendah, ini salah konsep," katanya kepada KONTAN Minggu (20/9).

Arif berharap, Jokowi segera mengevaluasi program tersebut agar ke depan proyek tersebut tidak menimbulkan masalah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×