kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

PDIP minta Jokowi evaluasi proyek LCGC


Minggu, 21 September 2014 / 21:45 WIB
ILUSTRASI. BMKG Mencatat Gempa Magnitudo 4,6 di Karangasem, Kuta, Denpasar, Lombok Barat, Lombok Tengah, Mataram


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) minta Presiden terpilih mereka, Joko Widodo untuk mengevaluasi program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) yang dijalankan pada Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut mereka, proyek tersebut tidak sesuai rencana.

Arif Budimanta, anggota Komisi XI DPR dari FPDIP mengatakan, salah satu bentuk ketidaksesuaian tersebut terjadi pada konsep mobil LCGC. Secara konsep, mobil LCGC sudah menyalahi akta lahir. Padahal, program tersebut sudah mendapat fasilitas pembebasan tarif pajak barang mewah.

"Masa green car pakai BBM subsidi beroktan rendah, normalnya mobil jeni hybrid itu pakai kombinasi antara baterai dan BBM beroktan tinggi agar karbon rendah, ini salah konsep," katanya kepada KONTAN Minggu (20/9).

Arif berharap, Jokowi segera mengevaluasi program tersebut agar ke depan proyek tersebut tidak menimbulkan masalah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×