kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PDI-P: Intelijen bermain pada pemilu 2009


Rabu, 05 Februari 2014 / 06:38 WIB
PDI-P: Intelijen bermain pada pemilu 2009
ILUSTRASI. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny meminta PSE lingkup privat untuk menjaga keamanan data konsumen


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menengarai keterlibatan intelijen pada penyelenggaraan Pemilu 2009.

"Jujur. Pemilu 2009 yang bermain adalah intelijen," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dalam pembukaan rapat Konsolidasi Nasional KPU Menyongsong Pemilu 2014 di Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2014).

Tjahjo mengatakan memiliki data yang membuktikan peran intelijen dalam penyelenggaraan pemilu lima tahun lalu itu. Karenanya, dia meminta kejadian itu tak terulang pada Pemilu 2014.

"Maka kemarin kami menolak (keterlibatan) Lemsaneg (Lembaga Sandi Negara) kan. Karena Lemsaneg bagian dari intelijen," kata Tjahjo.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengapresiasi kinerja KPU dalam menyiapkan Pemilu 2014. Menurutnya lembaga itu akomodatif mendengar suara partai politik peserta pemilu dan masyarakat terkait pemilu. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×