kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pansus RUU Kamnas pelajari draf pemerintah


Selasa, 23 Oktober 2012 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Hankook


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kemnas) dari fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa pihaknya masih perlu melakukan rapat kembali untuk membahas pasal per pasal dalam RUU Kamnas yang telah diajukan kembali oleh Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan. Agus menjelaskan pembahasan di tingkat Pansus ini akan dilakukan setelah masa reses Dewan Perwakilan Rakyat masa sidang I tahun 2013-2014.

"Kami perlu waktu untuk mempelajari RUU itu. Setelah mendengarkan pemerintah, kami akan menggelar rapat Pansus," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/10).

Sementara itu, anggota Pansus dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Dimyati Natakusuma menambahkan janji pemerintah yang akan membuka ruang lebar untuk membahas hal sesuai aspirasi masyarakat perlu diapresiasi. Namun, Pansus akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengambil sikap terhadap hasil RUU yang sudah diperbaiki pemerintah.

"Kami ingin membaca terlebih dahulu dan mudah-mudahan RUU ini bisa kami harmonisasi," ujar Dimyati.

Anggota Pansus RUU Kamnas dari fraksi Partai Demokrat Ignatius Mulyono punya pandangan serupa. Ia mengatakan, jika RUU Kamnas ini nantinya disahkan maka akan menjadi undang-undang pokok terhadap perundangan lainnya. Karena itu, Pansus perlu membahas secara serius.

"Sehingga nantinya bisa menjadi undang-undang pedoman kita bersama. Karena terkait Kamnas ini sangat kompleks," ungkap Ignatius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×