kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

PAN bergabung ke pemerintah


Rabu, 02 September 2015 / 14:06 WIB
PAN bergabung ke pemerintah


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kubu pendukung pemerintah di parlemen bertambah. Partai Amanat Nasional (PAN) salah satu anggota dari Koalisi Merah Putih, koalisi yang berseberangan dengan kubu Pemerintahan Joko Widodo-JK, memutuskan berpindah haluan.

Mereka memutuskan untuk bergabung dengan kubu pemerintah. Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Salah satunya, alasan ekonomi.

Zulkifli mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang beberapa waktu belakangan ini, pemerintah harus didukung. "Kami dan kita semua harus beri sinyal ke semua bajwa kami semua kompak, sehingga investor masyarakat menjadi percaya diri," kata Zulkifli di Istana Rabu (2/9).

Presiden Jokowi berharap, bergabungnya PAN ke kubu pemerintah bisa membuat kinerja pemerintah menjadi efektif. "Saya sangat hargai sikap PAN, ini menjadi momentum untuk perkuat semangat kebersamaan," katanya.

PAN dengan 49 kursi di DPR memiliki bobot hampir 9% dari total 560 anggota dewan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×