kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Oknum diakui jegal kinerja Kejaksaan Agung


Senin, 25 Juli 2016 / 11:14 WIB
Oknum diakui jegal kinerja Kejaksaan Agung


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sampai semester I tahun ini, kinerja kejaksaan agung terlihat masih biasa  saja. Sebab masih banyak perkara yang mangkrak. Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui kinerja yang kurang kinclong ini. Menurut Prasetyo, ada dua kendala yang menyebabkan penanganan perkara di Kejaksaan tidak berjalan lancar.

Pertama, masih banyaknya jaksa yang nakal dalam penanganan perkara. "Ada beberapa oknum jaksa yang masih menyalahgunakan kewenangan," katanya, Jumat (22/7).

Kedua, banyaknya para pihak yang mengajukan gugatan praperadilan sesaat setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Prasetyo beralasan, akibatnya Kejaksaan kini lebih hati-hati dalam menetapkan tersangka agar Kejaksaan tidak kalah dalam sidang pra peradilan seperti praperadilan Dahlan Iskan dan La Nyalla Mattalitti.

Asal tahu saja, hingga saat ini masih banyak perkara yang tertunggak di Kejaksaan  Agung. Antara lain penyelidikan perkara dugaan korupsi FSRU Lampung yang melibatkan direksi PGN, restitusi pajak Mobile 8, dan dugaan korupsi pembangunan Menara BCA dan Apartemen Kempinsky.

Hingga akhir tahun ini, kata Prasetyo, Kejaksaan Agung akan fokus pada ranah pencegahan agar tidak terjadi penyimpangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×