kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Nilai Investasi Rp 258,76 Triliun, 37 PSN di Jawa Tengah Serap 66.000 Tenaga Kerja


Senin, 17 Juli 2023 / 16:31 WIB
Nilai Investasi Rp 258,76 Triliun, 37 PSN di Jawa Tengah Serap 66.000 Tenaga Kerja
ILUSTRASI. Pemerintah mengatakan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) telah berdampak pada perekonomian.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengatakan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) telah berdampak pada perekonomian. Salah satunya penyerapan tenaga kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, PSN yang telah beroperasi di Jawa Tengah di antaranya jalan tol Trans Jawa, PLTU Batang, Waduk Cacaban, Bendungan Randugunting, pengembangan Pelabuhan Cilacap, Bandara di Purbalingga, double track kereta api di Jawa Selatan, Bendungan Pidekso, dan Bandara Ngloram.

Sementara PSN yang beroperasi sebagian adalah Tol Semarang-Demak ruas Sayung-Demak. Tercatat, PSN sektor jalan tol yang telah terbangun di Jawa Tengah sepanjang 340 Km dengan nilai investasi Rp 58 triliun.

Baca Juga: Bendungan Cipanas Akan Diresmikan September, Dukung Pengembangan Kawasan Rebana

"Di Jawa Tengah ada 37 PSN dan ada 18 dalam Perpres 79/2019. Investasinya sebesar Rp 258,76 triliun dan menyerap tenaga kerja sebesar 66.000 orang secara langsung," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Senin (17/7).

Airlangga berharap penyelesaian proyek infrastruktur di Jawa Tengah dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi kawasan industri di utara Jawa. Hal ini sejalan dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 79 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobongan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal - Pemalang. 

Tentu dengan pengembangan beberapa proyek, ini kan yang diselesaikan infrastruktur, waduk, dan listrik. sehingga diharapkan kawasan industri di utara Jawa akan menjadi superkoridor, mulai Jabar sampai Jateng.

"Potensi ekonominya luar biasa, yang kita kejar pertumbuhan ekonomi setelah 2024 kita harus memacu di atas 5,5%. Jadi itu infrastruktur yang dibutuhkan," ucap Airlangga.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pembangunan PSN yang belum selesai masih terus berjalan. Namun demikian, ia mengakui bahwa pengembangan kawasan industri masih perlu dibutuhkan percepatan. 

Baca Juga: Hingga 7 Juli 2023, LMAN Telah Realisasikan Pendanaan Lahan Rp 113,689 Triliun

Misalnya Kawasan Industri Kendal masih membutuhkan sea port. Ganjar menyebut, Kementerian Perhubungan tengah mengkaji pembangunan sea port agar segera dilakukan. Kemudian, pengembangan Kawasan Industri Kendal juga masih perlu dukungan pengembangan.

"Kebetulan saya selesai 5 September, maka saya punya tanggung jawab untuk menyelesaikan selama periode saya," ucap Ganjar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×