kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Neraca perdagangan September kembali defisit US$ 160 juta


Selasa, 15 Oktober 2019 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (15/7/2019). Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2019 mengalami surplus sebesar 200 juta Dolar AS dengan nilai ekspor mencapai 1


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia kembali defisit pada September sebesar US$ 160,5 juta. Hal ini disebabkan oleh defisit sektor migas yang sebesar US$ 761,8 juta meski sektor nonmigas mengalami surplus US$ 601,3 juta.

Adapun nilai ekspor Indonesia pada September 2019 juga mengalami penurunan sebesar 1,29% (mom) menjadi US$ 14,10 miliar.

Secara year on year pun, nilai ekspor Indonesia menurun sebesar 5,74%. dipicu penurunan dua komoditas utama yakni batubara dan minyak kelapa sawit.

Sementara nilai impor pada September 2019 naik tipis bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kenaikannya adalah sebesar 0,63% (mom) sehingga impor pada bulan September 2019 sebesar US$ 14,26 miliar. Namun, secara year on year, nilai impor turun sebesar 2,41%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×