kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.069   31,08   0,51%
  • KOMPAS100 792   3,95   0,50%
  • LQ45 601   -1,01   -0,17%
  • ISSI 210   2,88   1,39%
  • IDX30 340   -1,00   -0,29%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,27%
  • IDX80 90   0,30   0,34%
  • IDXV30 115   0,64   0,56%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Neraca perdagangan September defisit US$ 657 juta


Jumat, 01 November 2013 / 09:52 WIB
ILUSTRASI. Inilah 10 Peserta dengan Nilai Tertinggi UTBK-SBMPTN 2022 Soshum, UGM Tertinggi. Tribun Jabar/Gani Kurniawan


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sempat mengalami surplus di bulan Agustus 2013 lalu, neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit di bulan September 2013 lalu.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, defisit neraca peradagangan selama bulan September mencapai US$ 657,2 juta. "Meskipun defisit tapi relatif kecil," kata Suryamin.

Defisit neraca perdagangan ini tidak lepas dari meningkatnya nilai impor Indonesia menjadi US$ 15,47 miliar. Dengan begitu, meskipun nilai ekspor juga mengalami kenaikan menjadi US$ 14,81 miliar. Ekspor di Agustus 2013 sebesar US$ 13,16 miliar, sedang impor sebesar US$ 13,03 miliar.

Suryamin juga bilang, meski nilai impor mengalami kenaikn, tetapi untuk impor barang konsumsi justru mengalami penurunan. Jika dibandingkan dengan impor barang konsumsi tahun lalu, turun dari US$ 9,99 miliar menjadi US$ 9,79 miliar. Ini menunjukan pemerintah serius menekan impor bartang konsumtif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×