kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Mulai April harga BBM naik


Senin, 23 Maret 2015 / 16:35 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buncis untuk kesehatan.


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melansir akan kembali menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) penugasan pada 1 April mendatang. Saat ini, pemerintah sedang mengkaji besaran harga BBM tersebut.

Sekretaris Jenderal ESDM, Teguh Pamudji mengatakan, bahwa pada bulan April ini akan ada kenaikan. Namun, besarannya masih dalam hitungan. "Ada kenaikan awal April. Besarannya sedang dihitung," jelasnya, di Kantor Kementerian ESDM, Senin (23/3). Ia menegaskan, ketentuan kenaikan harga tersebut masih dalam tahap evaluasi.

Sementara itu, Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, harga BBM memang selalu dievaluasi tiap bulannya. Dan ia mengakui bahwa saat ini harga minyak dunia memang sedang rebound.

"Tapi kita tidak akan melangkahi tim, Bahwa sekarang tim sedang mengkaji, jadi akan ada peninjauan, kita lihat akan seperti apa. Satu April atau setiap bulan kan memang kita revisi," tandasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Migas, IGN Wiratmadja Puja mengatakan, kenaikan BBM pada awal April nilainya tidak akan terlalu tajam. Sebab kenaikan harga hanya akan dihitung sesuai ICP pada Maret. "Naiknya tidak menukik. Jadi kan kita stoknya per bulan. Jadi satu bulan itu ada kenaikan harga," ujar Wiratmadja, di Kantor Kementerian ESDM, Senin (23/3).

Namun ia bilang, bahwa kenaikan harga untuk bulan April belum diputuskan dan masih dilakukan tahapan kajian evaluasi perubahan harga per tiap bulannya.
"Harga BBM 1 April tentu dievaluasi oleh pemerintah, seperti regulasi yang ada. Setiap 1 bulan kan dievaluasi, dan boleh lebih dari 1 kali dalam 1 bulan," ungkapnya.

Wiratmadja menambahkan bahwa banyak komponen yang bisa menaikkan harga BBM bersubsidi. Selain ICP, nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang juga menjadi pertimbangan kenaikan harga BBM bersubsidi. "Yang jelas harga rata-rata mengalami kenaikan, juga kurs dolar AS kan naik sedikit. Itu yang menjadi bahan pertimbangan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×