kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

MS Hidayat bantah berseteru dengan Ical


Selasa, 12 Agustus 2014 / 19:47 WIB
Menkeu Sri Mulyani.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tim Sukses pencalonan MS Hidayat sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Marzuki Darussman menyatakan, deklarasi pencalonan Hidayat sebagai ketua umum Partai Golkar di Bandung, pada 10 Agustus lalu tidak ada sangkut-pautnya dengan kisruh yang kini terjadi di internal Partai Golkar.

Mantan Jaksa Agung ini menuturkan pencalonan Hidayat sebagai Ketua Umum partai berlambang Pohon Beringin itu telah dirancang dan dipersiapkan sejak lama.

Menurutnya, pencalonan Hidayat adalah terkait pengambilalihan partai. "Kami tidak berseteru dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie,”kata Marzuki dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Selasa (12/8).

Dia mengatakan, Hidayat yang mengawali kariernya sebagai pengusaha adalah seorang aktivis politik sejak awal berdirinya  Partai Golkar. Berbagai aspek politik, katanya, telah melekat dalam pribadi Hidayat.

Marzuki optimistis, sebagai tokoh senior Hidayat akan mampu mengayomi dan mengakomodasikan berbagai kepentingan  di internal Partai Golkar. "Saya yakin Pak Hidayat mampu mengayomi. Pak Hidayat berjanji setelah menyelesaikan tugasnya di pemerintahan, dia akan mengabdi di Golkar,” jelas Marzuki.

Sebelumnya, Hidayat  menyatakan komitmennya  untuk mengikuti keputusan DPP Partai Golkar bagi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas).

Hidayat mengaku siap mengikuti semua ketentuan yang ditetapkan  DPP. Kalau  DPP menetapkan dan memutuskan Munas dipercepat, Menteri Perindustrian ini mengaku siap. Tetapi,  sampai saat ini DPP Golkar menyatakan Munas akan diselenggarakan pada tahun 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×