kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

MRT dapat hibah Rp 3 triliun


Kamis, 25 Oktober 2012 / 06:44 WIB
ILUSTRASI. Makanan yang harus dikonsumsi penderita hernia. FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani/Koz/hp/10.


Reporter: Herlina KD | Editor: Dadan M. Ramdan

JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan belanja pemerintah pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar Rp 1.154,38 triliun. Bujet ini termasuk pinjaman atau hibah luar negeri yang diteruskan ke daerah sebesar Rp 3,6 triliun. Salah satunya akan digelontorkan untuk proyek mass rapid transit (MRT) di  Jakarta.

Dalam penjelasan pasal 6 ayat 2 UU APBN 2013 disebutkan, anggaran belanja pemerintah pusat yang dialokasikan sebesar Rp 1.154,380 triliun, termasuk pinjaman dan atau hibah luar negeri yang dihibahkan ke daerah yakni sebesar Rp 3,6 triliun.
Perinciannya, antara lain hibah untuk proyek MRT sebesar Rp 3,056 triliun serta pembangunan proyek geothermal Seulawah Agam di  Aceh sebesar Rp 61,213 miliar.

Marwanto Harjowiryono, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mengatakan, dalam proyek MRT ada perjanjian pinjaman yang perlu diteruspinjamkan ke daerah. "Penerusan pinjaman ini masih dalam proses di Pemerintah DKI Jakarta," ujar Marwanto kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×