kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

MRT dapat hibah Rp 3 triliun


Kamis, 25 Oktober 2012 / 06:44 WIB
ILUSTRASI. Makanan yang harus dikonsumsi penderita hernia. FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani/Koz/hp/10.


Reporter: Herlina KD | Editor: Dadan M. Ramdan

JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan belanja pemerintah pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar Rp 1.154,38 triliun. Bujet ini termasuk pinjaman atau hibah luar negeri yang diteruskan ke daerah sebesar Rp 3,6 triliun. Salah satunya akan digelontorkan untuk proyek mass rapid transit (MRT) di  Jakarta.

Dalam penjelasan pasal 6 ayat 2 UU APBN 2013 disebutkan, anggaran belanja pemerintah pusat yang dialokasikan sebesar Rp 1.154,380 triliun, termasuk pinjaman dan atau hibah luar negeri yang dihibahkan ke daerah yakni sebesar Rp 3,6 triliun.
Perinciannya, antara lain hibah untuk proyek MRT sebesar Rp 3,056 triliun serta pembangunan proyek geothermal Seulawah Agam di  Aceh sebesar Rp 61,213 miliar.

Marwanto Harjowiryono, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mengatakan, dalam proyek MRT ada perjanjian pinjaman yang perlu diteruspinjamkan ke daerah. "Penerusan pinjaman ini masih dalam proses di Pemerintah DKI Jakarta," ujar Marwanto kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×