kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.070   10,00   0,06%
  • IDX 5.287   -41,00   -0,77%
  • KOMPAS100 680   -6,15   -0,90%
  • LQ45 532   -4,11   -0,77%
  • ISSI 180   -0,99   -0,55%
  • IDX30 299   -2,11   -0,70%
  • IDXHIDIV20 391   -2,19   -0,56%
  • IDX80 78   -0,65   -0,82%
  • IDXV30 109   -0,69   -0,63%
  • IDXQ30 99   -0,38   -0,38%

Momen Nataru Dongkrak Keyakinan Konsumen di Akhir Tahun 2022


Senin, 09 Januari 2023 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Indeks keyakinan konsumen (IKK) di bulan Desember lebih tinggi dari IKK di bulan November 2022


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keyakinan konsumen meningkat pada akhir tahun 2022. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Desember 2022 sebesar 119,9, atau naik dari 119,1 pada bulan sebelumnya.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan, kenaikan keyakinan konsumen pada periode tersebut didorong faktor musiman.

"Ada momentum Natal dan jelang Tahun Baru, secara musiman biasanya keyakinan konsumen akan meningkat," jelas Faisal kepada Kontan.co.id, Senin (9/1).

Namun, selain karena faktor musiman, Faisal melihat ada faktor lain yang mendorong optimisme masyarakat.

Ini datang dari kenaikan harga (inflasi) yang mulai mereda serta kabar pemerintah untuk mencabut aturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca Juga: Keyakinan Konsumen Meningkat di Akhir Tahun 2022

"Jadi, ini bisa menjadi katalis positif bagi mobilitas dan belanja masyarakat ke depan," tambah Faisal.

Untuk menjaga kepercayaan konsumen, Faisal mengimbau pemerintah untuk menjaga inflasi. Bila inflasi stabil, maka daya beli masyarakat terjaga sehingga mendorong konsumsi masyarakat.

Selain itu, Faisal menilai pemerintah perlu memperhatikan kebijakan-kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi untuk sejalan dengan menciptakan lapangan kerja.

"Bila upaya-upaya tersebut dilakukan, kami yakin IKK masih berada dalam zona optimistis," tandas Faisal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×