kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Meskipun diizinkan, belum ada PMO Kartu Prakerja lakukan pelatihan tatap muka


Kamis, 20 Agustus 2020 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Pengguna internet membuka situs halaman Kartu Prakerja. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Kartu Prakerja masih akan kami buka selama liburan panjang ini agar lebih banyak lagi teman-teman yang dirumahkan atau pelaku usaha mikro & kecil bergabung terutama dari Indonesia Timur," terang Louisa.

Hingga Rabu (19/8), jumlah pendaftar program prakerja gelombang V sudah mencapai hampir 1,3 juta orang dari seluruh Indonesia. Louisa mengatakan, kuota peserta gelombang V pun akan sama seperti sebelumnya yakni sebanyak 800.000 orang.

Baca Juga: Cara mudah upgrade akun OVO Premier secara online

Sementara itu, dari tracking survey kepada 240.000 penerima Kartu Prakerja, Louisa menyebut sudah banyak penerima kartu prakerja yang telah memulai usaha sendiri, berwirausaha, dengan memanfaatkan pelatihan yang telah diambil.

Menurutnya, ada yang memulai usaha warung kopi, pembuatan kue, maupun desain grafis. Hal ini sejalan dengan tingginya minat penerima kartu prakerja terhadap pelatihan kategori penjualan dan pemasaran, F&B, dan lifestyle.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×