kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Menteri Susi: Semoga anak-anak cukup makan ikan


Minggu, 13 Agustus 2017 / 21:18 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berikan bantuan budidaya ikan pada kelompok masyarakat di Jawa Timur. Bantuan sebesar Rp 6,8 miliar ini dibagikan pada Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Lamongan, Gresik, Blitar, Pasuruan, Bangkalan, Sumenep, Ponorogo, Tuban, Jombang, dan Ngawi serta dua kota, yakni Kediri dan Malang.

Susi berharap dengan bantuan ini, anak-anak, utamanya anak-anak pondok pesantren (ponpes) bisa mendapatkan asupan ikan yang cukup. "Semoga protein bagi anak-anak yang masih tumbuh tercukupi sehingga anak bangsa kita tumbuh pintar dan kompetitif seperti Singapura dan Filipina," ujar Susi pada Minggu (13/8) di SMA Trensains, Dusun Jombok, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Susi menuturkan, dia ingin anak-anak ponpes dapat mengonsumsi 1 kilogram (kg) ikan setiap minggu. Jika dihitung dalam setahun dengan 52 minggu, maka kebutuhan per anak mencapai 52 kg. Angka ini sudah mencapai target pemerintah untuk konsumsi per orangnya sebesar 46 kg. "Jika satu ponpes terdapat 2.000 santri, maka kebutuhannya hingga 100 ton. Kebutuhan ini nantinya akan kita bantu penuhi," tutur Susi.

Ditanya perihal mengapa ponpes, Susi menjawab ponpes memiliki waktu bertemu yang relatif lama dibandingkan sekolah biasa yang hanya pada jam kerja. Ia berharap bantuan ini pun bisa dijadikan masyarakat sebagai pelatihan kepada anak-anak ponpes. "Bagi yang akan keluar ponpes, ini bisa jadi pelatihan UMKM bagi yang ingin menjadi budidaya, kita bisa mengembangkan jiwa usaha anak-anak dari sini," ujar Susi.

Menurutnya, banyak peluang terbuka untuk petani, baik dalam ikan maupun garam. Namun, pedagang di bidang tersebut kurang. Oleh karena itu, Susi mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mencoba membina dan mengasuh ponpes untuk pelatihan budidaya ikan sehingga bisa menjadi nelayan mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×