kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Menteri pendidikan belum terima proposal penelitian susu formula bayi


Selasa, 08 Maret 2011 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Adaro Energy (ADRO) memanfaatkan diversifikasi bisnis untuk menjaga kinerja saat harga batubara dalam tren menurun.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengaku belum membahas penelitian ulang susu formula yang tercemar bakteri. Dia mengaku belum menerima proposal penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Nuh sebelumnya telah memerintahkan IPB meneliti kembali susu formula bayi. Penelitian ini untuk menjawab keresahan masyarakat soal penelitian IPB yang sebelumnya menemukan adanya susu formula bayi yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii.

Namun, Nuh menduga, proposal penelitian itu ada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). "Pintunya ada di Dikti. Saya belum monitoring ke Dikti," katanya, Selasa (8/3).

Untuk penelitian ini, Nuh mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Sebab, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih juga mempunyai pikiran serupa dengannya yang ingin ada penelitian ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×