kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Menteri pendidikan belum terima proposal penelitian susu formula bayi


Selasa, 08 Maret 2011 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Adaro Energy (ADRO) memanfaatkan diversifikasi bisnis untuk menjaga kinerja saat harga batubara dalam tren menurun.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengaku belum membahas penelitian ulang susu formula yang tercemar bakteri. Dia mengaku belum menerima proposal penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Nuh sebelumnya telah memerintahkan IPB meneliti kembali susu formula bayi. Penelitian ini untuk menjawab keresahan masyarakat soal penelitian IPB yang sebelumnya menemukan adanya susu formula bayi yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii.

Namun, Nuh menduga, proposal penelitian itu ada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). "Pintunya ada di Dikti. Saya belum monitoring ke Dikti," katanya, Selasa (8/3).

Untuk penelitian ini, Nuh mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Sebab, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih juga mempunyai pikiran serupa dengannya yang ingin ada penelitian ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×