kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Menteri pendidikan belum terima proposal penelitian susu formula bayi


Selasa, 08 Maret 2011 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Adaro Energy (ADRO) memanfaatkan diversifikasi bisnis untuk menjaga kinerja saat harga batubara dalam tren menurun.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengaku belum membahas penelitian ulang susu formula yang tercemar bakteri. Dia mengaku belum menerima proposal penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Nuh sebelumnya telah memerintahkan IPB meneliti kembali susu formula bayi. Penelitian ini untuk menjawab keresahan masyarakat soal penelitian IPB yang sebelumnya menemukan adanya susu formula bayi yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii.

Namun, Nuh menduga, proposal penelitian itu ada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). "Pintunya ada di Dikti. Saya belum monitoring ke Dikti," katanya, Selasa (8/3).

Untuk penelitian ini, Nuh mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Sebab, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih juga mempunyai pikiran serupa dengannya yang ingin ada penelitian ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×