kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Menteri ESDM: PLN hanya dapat 5.000 MW, gak lebih


Selasa, 02 Februari 2016 / 16:14 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menegaskan,bahwa jatah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mega proyek pembangunan pembangkit ketenagalistrikan 35.000 Megawatt (MW) hanya 5.000 MW.

Hal tersebut dikatakan Menteri ESDM, Sudirman Said, yang bilang bahwa PLN tidak boleh memaksa pemerintah untuk meningkatkan kapasitasnya dalam proyek 35.000 MW tersebut.

"Tidak mungkin PLN maksa pemerintah dong. PLN sudah diberi tugas 5.000 MW selebihnya fokus pada transmisi dan distribusi. 30.000 MW (diberikan) kepada IPP," ujarnya saat Konfrensi Pers, di Balai Kartini, Selasa (2/2).

Maka demikian, dengan putusan tersebut, manajemen PLN pun diminta merevisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2015-2024 yang akan menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan megaproyek.

Sementara sebelumnya revisi RUPTL ditargetkan bisa rampung di akhir 2015.

Namun nyatanya hingga kini RUPTL belum juga diselesaikan oleh PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×