kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Menteri Ekonomi Kreatif Usul Anggaran Tahun 2026 Ditambah Jadi Rp 1,06 Triliun


Kamis, 04 September 2025 / 14:48 WIB
Diperbarui Kamis, 04 September 2025 / 14:49 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Usul Anggaran Tahun 2026 Ditambah Jadi Rp 1,06 Triliun
ILUSTRASI. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,06 triliun untuk tahun anggaran 2026


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,06 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini lebih besar dari pagu indikatif yang didapatkan Kementerian Ekraf sebesar Rp 528 miliar di tahun depan. 

Hal itu disampaikan Harsya saat melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR RI, Kamis (4/9/2025). 

"Kementerian Badan Ekraf mengusulkan usulan tambahan untuk tahun anggaran 2026, yaitu sebesar Rp 1.066.397.732.000," kata Teuku Riefky dalam rapat.

Teuku mengatakan anggaran ini untuk menunjang beberapa program di Kementerian Ekraf. Beberapa di antaranya yakni sebesar Rp 290,9 miliar untuk program dukungan manajemen dan Rp 775,4 miliar untuk program ekonomi kreatif. 

Baca Juga: Mengembangkan Ekosistem Kreatif, Jalan Menuju Karakter Superhero Lokal Go Global

Lebih detil, Teuku menyebut program yang akan ditekankan untuk 2026 yakni mendorong program pemberdayaan desa kreatif. Program ini akan dikerjasamakan dengan BumDes di setiap wilayah. 

Selain itu, Kemen Ekraf juga akan mewujudkan industri kriya, kuliner, hingga pelatihan bagi UMKM. 

"Baik tenun, kerajinan, kemudian anyaman dan lain sebagainya. Termasuk dari kuliner, kemudian juga peningkatan akses pasar melalui digital atau lewat e-commerce," ujar Teuku.

Tak hanya itu, Kemen Ekraf juga mendukung literasi dan inovasi digital. Di dalamnya termasuk pelatihan bagi konten kreator hingga kegiatan marketing. 

Baca Juga: Indonesia dan Prancis Teken MoU Kerja Sama Penguatan Ekonomi Kreatif

Ia juga menekankan tambahan anggaran ini akan dimanfaatkan pembiayaan dan Hak Kekayaan Intelektual (KHI) dan program inklusif lainnya. 

"Termasuk skema beasiswa untuk Ekraf digital, untuk talenta muda dari keluarga prasejahtera untuk membuka peluang kerja remote atau global," ungkap Teuku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×