kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.902   -10,75   -0,18%
  • KOMPAS100 768   -1,60   -0,21%
  • LQ45 586   -0,99   -0,17%
  • ISSI 203   0,09   0,04%
  • IDX30 332   -0,76   -0,23%
  • IDXHIDIV20 411   -0,07   -0,02%
  • IDX80 88   -0,08   -0,09%
  • IDXV30 112   0,70   0,63%
  • IDXQ30 107   -0,46   -0,42%

Istana Hormati Proses Penyidikan Jampidsus, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi


Jumat, 10 Juli 2026 / 14:45 WIB
Diperbarui Jumat, 10 Juli 2026 / 15:27 WIB
Istana Hormati Proses Penyidikan Jampidsus, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
ILUSTRASI. Mensesneg Prasetyo Hadi meminta semua pihak menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum. (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta semua pihak menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

Pemerintah juga meminta publik mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak berspekulasi mengenai status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

Pernyataan tersebut disampaikan merespons perkembangan penyidikan yang melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan Febrie mundur dari jabatannya maupun peluang menjadi tersangka, Prasetyo menegaskan pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga: Jampidsus Febrie Buka Suara soal Isu Mundur: Saya Masih Terima Perintah

"Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif," ujar Prasetyo, Jumat (10/7/2026).

Ia tidak memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai kemungkinan Febrie mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus maupun keterkaitannya dengan sejumlah perkara dugaan korupsi yang saat ini tengah ditangani kepolisian.

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo Subianto sejak awal pemerintahannya memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi.

Menurut dia, Presiden berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya aparatur negara, untuk segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum dilakukan.

"Sejak awal Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat dalam pemberantasan korupsi. Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan," katanya.

Prasetyo menambahkan, Presiden memandang korupsi masih menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan pemerintah. Karena itu, upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat integritas aparatur negara akan terus dilakukan.

Baca Juga: Lima Bendungan Diresmikan, Pemerintah Bidik Tambahan Produksi Padi 720.000 Ton/Tahun

"Korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa ini. Namun apa pun tantangan yang kita hadapi, kita tidak boleh menyerah dan tidak boleh patah semangat. Kita harus terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih," ujarnya.

Di sisi lain, Prasetyo juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan persatuan di tengah proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

Menurutnya, suasana yang kondusif diperlukan agar pemerintah dapat terus menjalankan berbagai program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa. Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa serta mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×