kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Menko Polkam Dudung: Malaysia Siapkan Tiga Pesawat Bantu Tangani Karhutla


Senin, 19 Oktober 2026 / 18:20 WIB
Menko Polkam Dudung: Malaysia Siapkan Tiga Pesawat Bantu Tangani Karhutla
ILUSTRASI. Malaysia mengusulkan bantuan tiga pesawat dan 52 personel untuk menangani karhutla di Indonesia. Pemerintah juga memperkuat mitigasi kebakaran. (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indonesia mendapat tawaran bantuan dari Malaysia dan Singapura untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Malaysia mengusulkan pengerahan tiga pesawat dan 52 personel untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan, pemerintah telah merespons usulan bantuan dari Malaysia dan mempersilakan negara tersebut memberikan dukungan sesuai mekanisme teknis yang akan dikoordinasikan.

“Kan usulan bantuan itu kan sudah kita respons juga. Kemudian, bagaimana teknisnya, dia akan membantu tiga pesawat kemudian 52 personel. Dipersilakan saja,” ujar Dudung dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

Meski mendapat tawaran bantuan dari negara tetangga, pemerintah Indonesia juga telah mengerahkan sumber daya untuk menangani karhutla. Dudung menyebut, saat ini terdapat 47 pesawat dan sekitar 60.000 personel yang diterjunkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengendalian RKAB dan Impor Energi Jadi Sorotan

Selain Malaysia, Singapura juga berencana memberikan bantuan kepada Indonesia. Koordinasi mengenai dukungan tersebut akan dilakukan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB,” katanya.

Pemerintah Perkuat Mitigasi Karhutla

Di luar upaya pemadaman, Dudung menegaskan pentingnya memperkuat mitigasi dan pencegahan karhutla sejak dini. Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan yang berulang setiap tahun, meskipun tingkat kejadiannya berbeda-beda.

Baca Juga: Polri Selidiki 98 Kasus Korporasi Terkait Karhutla

Karena itu, Presiden menginstruksikan agar langkah mitigasi dilakukan lebih awal, terutama di wilayah yang memiliki potensi tinggi mengalami kebakaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun embung atau tempat penampungan air untuk mendukung ketersediaan air saat terjadi kebakaran.

Pembangunan sarana tersebut juga melibatkan perusahaan yang beroperasi di wilayah rawan karhutla. Ketersediaan sumber air diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi.

Selain itu, pemerintah menginstruksikan TNI dan Polri untuk membangun sumur bor di sejumlah titik rawan kebakaran. Pembangunan sarana irigasi dan tempat penampungan air juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengantisipasi karhutla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×