kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45997,25   4,56   0.46%
  • EMAS1.134.000 0,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menko Airlangga Bertemu dengan OECD, Ini yang Dibahas


Rabu, 12 Juli 2023 / 12:04 WIB
Menko Airlangga Bertemu dengan OECD, Ini yang Dibahas
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan secara virtual dengan Secretary General of Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) Mathias Cormann, pada Selasa (11/07).

Airlangga menyampaikan, dalam pertemuan virtual tersebut, OECD membagikan kepada Indonesia bagaimana pengalaman negara anggota OECD lain, dalam memanfaatkan keunggulan demografis dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh Indonesia dalam rangka menuju negara maju dan berpendapatan per kapita tinggi.

“OECD yang beranggotakan negara maju senantiasa mempromosikan standar regulasi dan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” tutur Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/7).

Airlangga juga turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh OECD dalam bentuk kajian, review, diseminasi kebijakan global dan praktik bisnis yang mapan, hingga dukungan terhadap upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan standar kebijakan dan regulasinya.

Baca Juga: Tekanan Inflasi Berpotensi Melandai, Penjualan Eceran Agustus 2023 Berpeluang Naik

Kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan OECD tersebut merupakan implementasi dari Framework of Cooperation Agreement (FCA) and Joint Work Program (JWP) yang disusun berdasarkan kepentingan dan prioritas strategis Indonesia.

Selain itu, Dia juga turut  menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berfokus untuk mendorong pemanfaatan keunggulan demografis Indonesia yang akan mencapai puncaknya dalam kurun waktu 13 tahun atau pada tahun 2035.

“Indonesia memiliki visi untuk menjadi negara maju berpendapatan tinggi sebagaimana dijabarkan dalam Visi Indonesia Emas 2045. Hal ini membutuhkan usaha bersama oleh seluruh pemangku kepentingan pada setiap lini, baik pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup,” ungkap Airlangga.

Sekjen OECD Mathias Cormann mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis OECD baik selaku key partner, maupun mitra strategis di tingkat kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik.

Maka dari itu, OECD akan siap memberikan dukungan terhadap Indonesia baik dalam kerangka implementasi FCA dan JWP, maupun prioritas strategis Indonesia menuju negara maju.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×