kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Menkeu: Penerapan subsidi tetap harus hati-hati


Senin, 07 April 2014 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Cara memperbaiki WhatsApp down dan tidak berfungsi.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Desas desus masuknya kebijakan subsidi tetap dalam pengajuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 ditanggapi Menteri Keuangan Chatib Basri. Menurut Chatib, sampai saat ini pemerintah belum berencana untuk memasukkan subsidi tetap.

"Mesti dilihat dengan sangat hati-hati mengenai fixed subsidi. Mengenai penyesuaian harga dan efek inflasinya," ujar Chatib dalam Diskusi Menyongsong Peta Baru Kebijakan Ekonomi Indonesia di Jakarta, Senin (7/4).

Hingga saat ini pemerintah masih melakukan kajian subsidi tetap. Tidak hanya subsidi tetap yang sedang dikaji pemerintah, pengendalian konvensional subsidi BBM yaitu kenaikan harga juga dibicarakan.

Meskipun Chatib mengakui sedang melakukan kajian, namun tidak tertutup kemungkinan adanya kenaikan BBM ataupun pengenaan subsidi tetap tahun ini ataupun pada tahun depan. "Jangan role out kemungkinan ini," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×