kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Menkeu Kembali Menyentil Pemda Soal Dana Mengendap di Perbankan


Selasa, 22 Februari 2022 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani . ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menyinggung pemerintah daerah untuk lebih cepat dalam berbelanja. 

Sri Mulyani mengungkapkan, pada Januari 2022, dana pemerintah daerah yang mengendap di bank meningkat bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bahkan lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya. 

“Mereka ini punya dana yang terlalu besar, tetapi disimpan di bank. Harusnya bisa dipakai untuk pemulihan daerah,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (22/2) via video conference. 

Baca Juga: Realisasi Belanja Negara Turun 13,0% pada Awal 2022

Sri Mulyani menyebut, posisi dana pemerintah daerah di perbankan pada Januari 2022 sebesar Rp 157,97 triliun atau naik 39,33% mom dari Desember 2021 dan meningkat 18,33% yoy. 

Memang, pemerintah daerah bisa meletakkan dananya di bank untuk berjaga, kalau-kalau membutuhkan dana untuk kegiatan operasional di daerah. 

Namun, ia mengimbau baiknya pemerintah daerah bisa segera mempercepat belanjanya karnea ini akan mempercepat pemulihan daerah dan implikasinya akan pada pemulihan ekonomi nasional yang lebih cepat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×