CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Menkeu Kembali Menyentil Pemda Soal Dana Mengendap di Perbankan


Selasa, 22 Februari 2022 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani . ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menyinggung pemerintah daerah untuk lebih cepat dalam berbelanja. 

Sri Mulyani mengungkapkan, pada Januari 2022, dana pemerintah daerah yang mengendap di bank meningkat bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bahkan lebih tinggi dari periode sama tahun sebelumnya. 

“Mereka ini punya dana yang terlalu besar, tetapi disimpan di bank. Harusnya bisa dipakai untuk pemulihan daerah,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (22/2) via video conference. 

Baca Juga: Realisasi Belanja Negara Turun 13,0% pada Awal 2022

Sri Mulyani menyebut, posisi dana pemerintah daerah di perbankan pada Januari 2022 sebesar Rp 157,97 triliun atau naik 39,33% mom dari Desember 2021 dan meningkat 18,33% yoy. 

Memang, pemerintah daerah bisa meletakkan dananya di bank untuk berjaga, kalau-kalau membutuhkan dana untuk kegiatan operasional di daerah. 

Namun, ia mengimbau baiknya pemerintah daerah bisa segera mempercepat belanjanya karnea ini akan mempercepat pemulihan daerah dan implikasinya akan pada pemulihan ekonomi nasional yang lebih cepat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×