kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Mendagri: Dukcapil bisa dimanfaatkan untuk pembangunan pertanian


Senin, 27 Januari 2020 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.


Reporter: Umar Tusin | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara Mendagri dan Menteri Pertanian (Mentan) yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (27/1).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan sektor pertanian bisa menjadi sektor unggulan bagi Indonesia, karena Indonesia berada di iklim yang tropis dan memiliki banyak gunung berapi yang menghasilkan tanah yang subur.

Baca Juga: Kepala BKPM: 12 paket regulasi kemudahan investasi tinggal finalisasi

Akan tetapi mendagri masih melihat persoalan miss management. Mendagri menjelaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus meningkatkan sinkronisasi untuk mencegah kelangkaan pangan, busung lapar, dan mal nutrisi.

Selain itu, Mendagri menjelaskan pemerintah pusat harus memiliki grand design pembangunan pertanian untuk memetakan potensi lahan di setiap daerah.

“Kami memberikan kebebasan otonomi kepada daerah untuk berinisiatif dan berinovasi sesuai dengan keinginan daerah masing-masing, akan tetapi jangan sampai lepas dari grand design pemerintah pusat,” ujar Tito dalam Rakernas pembangunan pertanian, Senin (27/1)




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×