kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mendag: IA-CEPA siap diteken Maret 2019


Kamis, 14 Februari 2019 / 17:54 WIB
Mendag: IA-CEPA siap diteken Maret 2019


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perjanjian Kerja sama Ekonomi Komperhensif Indonesia Australia (IA-CEPA) siap diteken Maret 2019. Hal tersebut diungkpakan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Enggar bilang penandatanganan akan dilakukan bersamaan dengan forum bisnis.

"Kita akan bikin forum bisnis sekaligus penandatanganan bulan Maret," ujar Enggar di kantornya, Kamis (14/2). Sebelumnya perjanjian tersebut terbentur pada politik luar negeri sebelum disahkan. Padahal perundingan IA-CEPA telah selesai sejak Agustus 2018 lalu.

Saat itu Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Pada kesempatan tersebut ditandatanganilah nota kesepahaman penyelesaian substansi IA-CEPA.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Enggar bersama dengan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon Birmingham. Selesainya IA-CEPA membutuhkan waktu hingga enam tahun. Selama enam tahun kedua negara berunding mendorong permintaan yang masuk dalam perjanjian tersebut.

Asal tahu saja, Indonesia mengalami defisit US$ 2,85 miliar pada periode Januari hingga November 2018. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan defisit periode yang sama tahun 2017 sebesar US$ 3,31 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×