kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menakertrans selidiki penembakan WNI di Malaysia


Kamis, 17 Oktober 2013 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem FF Hari Ini 13 Juni 2022, Bakal Dapetin Hadiah Gratis Apa Saja?


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penembakan terhadap empat Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia karena diduga sebagai perampok akan diselidiki oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Sampai saat ini, pihak Kemenakertrans masih belum mendapat informasi jelas apakah mereka yang ditembak tersebut WNI yang berstatus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau tidak.

"Kami belum tahu, apakah TKI atau WNI yang sedang berada sesaat di sana. Jadi kami sedang selidiki," tutur Menakertrans Muhaimin Iskandar saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Kamis (17/10).

Saat ini, pemerintah tengah meminta agar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk melakukan investigasi atas penembakan tersebut. Kalau nantinya, WNI yang ditembak itu tidak terbukti bersalah, maka pemerintah berjanji akan melayangkan protes.

Keempat WNI yang tewas tersebut adalah berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) mereka adalah Hafat bin Angang dan Heri Setiawan yang berasal dari Desa jurumapin, Iknoriansyah bin M Saleh warga Desa Pernang serta Wahyudi bin Kuling, warga Desa Terusa, Kecamatan Buer, Sumbawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×