kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menakertrans: Pemulangan TKI di Mesir dikoordinasikan dengan Kemlu


Selasa, 01 Februari 2011 / 20:05 WIB


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, pemulangan para tenaga kerja Indonesia (TKI) akan dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Muhaimin meneybut, sebetulnya TKI yang bekerja di Mesir jumlahnya sedikit. Saat ini pemerintah sedang mengusahakan untuk menyelamatkan WNI dan TKI di sana. "Pemulangan akan dikoordinasikan oleh Kemlu," kata Menakertrans seusai pelantikan pejabat eselon IV di gedung Kemenakertrans, Jakarta, hari ini.

Sementara itu, terkait dengan para pencari kerja di luar negeri atau TKI, Muhaimin menyebut Mesir bukanlah salah satu negara yang disarankan oleh Kemenakertrans untuk bekerja di luar negeri. "Memang diharapkan agar tidak mengirim TKI ke Mesir dari awalnya karena kita tidak memiliki hubungan khusus dalam pertukaran migrasi tenaga kerja," ujarnya.

Berdasarkan data KBRI kairo, Jumlah WNI di Mesir per Desember 2010 sebanyak 6.149 orang. Dari Jumlah tersebut, sebanyak 4.297 adalah pelajar dan mahasiswa, 1.002 tenaga kerja wanita (TKW), 163 keluarga besar KBRI, 300 keluarga dari mahasiswa, 99 tenaga ahli, dan 50 tenaga kerja asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×