kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Megawati tunggu momentum untuk calonkan Jokowi


Jumat, 16 Agustus 2013 / 17:17 WIB
ILUSTRASI. Dua orang petugas rukyat meneropong posisi Hilal (bulan) guna menentukan 1 Ramadhan 1442 H di pos observasi taman wisata pantai Loang Baloq, Ampenan, Mataram, NTB, Senin (12/4/2021). Prediksi Permulaan Puasa Ramadan dan Idul Fitri 2022.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo memastikan, keputusan mengenai pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden PDIP (Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 masih menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Tjahjo, pada prinsipnya, setiap orang berhak untuk mengajukan diri sebagai calon Presiden. Namun, sesuai UUD 1945 yang juga diperkuat oleh UU No 42 Tahun 2008 Tentang Presiden dan Wakil Presiden, siapa pun yang ingin mencalonkan diri harus melalui partai politik.

"Jadi meskipun popularitas maupun elektabilitasnya sangat tinggi, Jokowi harus mencalonkan diri melalui partai," kata Tjahjo kepada KONTAN di Gedung DPR Senayan, Jumat (16/8).

Setiap parpol juga akan mempertimbangkan berbagai aspek dalam memutuskan siapa yang akan diusung menjadi kandidat Presiden. "Termasuk besarnya dukungan masyarakat," ujar Tjahjo.

Menurut Tjahjo, Megawati menunggu momentum tepat dalam mengambil keputusan untuk menetapkan calon Presiden dari PDIP. "Cuma kapan momentum itu, saya belum tahu," pungkas Tjahjo.

Sebagaimana diketahui, Jokowi yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta terus merajai berbagai hasil survey. Sejumlah survey elektabilitas capres 2014 menempatkan pria asal Surakarta, Jawa Tengah, tersebut dalam peringkat pertama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×