kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Mediasi KLH Vs SPS berakhir deadlock


Kamis, 13 Februari 2014 / 22:32 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Proses mediasi antara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan PT Surya Panen Subur (SPS) yang difasilitasi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berakhir deadlock. Kedua belah pihak gagal menemui kata sepakat atas sengketa dugaan pembiaran pembakaran lahan gambut 1.200 hektare (ha) di Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Bobby Rahman, kuasa hukum KLH menyatakan pihaknya menolak proposal perdamaian yang disodorkan SPS. "Proposal yang disodorkan tidak sesuai dengan tuntutan dalam gugatan," katanya kepada KONTAN, Kamis (13/2).

KLH menuding usulan konservasi lahan gambut seluas 4542,49 ha yang ditawarkan SPS bukan bagian lahan gambut yang disengketakan. "Tapi keputusan ini bisa berubah, masih ada waktu. Tergantung pihak SPS," katanya.

Setidaknya, SPS masih punya waktu sampai Senin (17/2) mendatang untuk mengupayakan perdamaian. Rencananya, saat itu majelis hakim bakal memutuskan memberikan perpanjangan waktu mediasi atau memilih melanjutkan pemeriksaan perkara.

Sementara, Rivai Kusuma-negara kuasa hukum SPS menilai penolakan proposal dan lebih membahas ganti rugi uang dan pemulihan lahan terbakar sulit diterima akal. SPS mengklaim bukan pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan gambut tersebut. "SPS selaku korban atas kebakaran itu," jelasnya.

Pihaknya menuding kasus ini lebih bernuansa politik dengan ada tekanan LSM asing. Dalam gugatannya, KLH menuntut ganti rugi Rp 136,8 miliar dan biaya pemulihan Rp 302,1 miliar 1.200 ha lahan gambutyang terbakar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×