kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.898   22,00   0,12%
  • IDX 6.332   64,01   1,02%
  • KOMPAS100 829   6,52   0,79%
  • LQ45 629   3,33   0,53%
  • ISSI 219   2,67   1,23%
  • IDX30 352   1,03   0,29%
  • IDXHIDIV20 428   -0,43   -0,10%
  • IDX80 95   0,73   0,78%
  • IDXV30 118   0,25   0,21%
  • IDXQ30 112   0,15   0,13%

Masyarakat mesti waspada, ini daftar zona potensi aktif gempa di Indonesia


Sabtu, 02 November 2019 / 05:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, rentetan gempa destruktif di wilayah Indonesia akhir-akhir ini adalah akibat sesar aktif.

Sebut saja, gempa yang mengguncang Lombok sepanjang Juli hingga Agustus  2019. Lalu, gempa di Ambon pada 26 September 2019 dan masih berlangsung hingga sekarang yang juga bersifat destruktif.

"Ini memberi pelajaran kepada semua masyarakat Indonesia supaya menyadari pentingnya membangun bangunan tahan gempa," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers, Kamis (31/10).

Baca Juga: BMKG: Puncak musim hujan Januari-Februari, waspadai cuaca ekstrem November-Desember

Sebab, Dwikorita menegaskan, gempa tidak membunuh tetapi bangunan tembok lemah struktur yang roboh saat terjadi lindu lah yang menyebabkan korban luka dan meninggal.

Menurut Dwikorita, wilayah Indonesia memiliki lebih dari 13 segmentasi zona megathrust dan lebih dari 295 segmentasi sesar aktif. Untuk itu, perlu memiliki kesiagaan yang tinggi dan persiapan terhadap ancaman gempa.




TERBARU

[X]
×