kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Masyarakat diminta tak mudik menggunakan motor


Minggu, 14 Juli 2013 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Beragam Makanan Peninggi Badan yang Baik untuk Anak-Anak


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Mabes Polri meminta masyarakat agar tidak mudik menggunakan sepeda motor. Sebab, hal itu sangat berbahaya, apalagi jika otor yang dikendarai kelebihan muatan dan membawa barang.

Sosialisasi ajakan untuk mudik tidak menggunakan sepeda motor ini digelar oleh korlantas Polri, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2013).

Irjen Polisi Pudji Hartanto, Kepala Korps Lalulintas Mabes Polri, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut digelar untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan berlalulintas, khususnya untuk pemudikyang menggunakan sepeda motor.

"Bagi calon pemudik, kami tidak melarang jika ingin menggunakan motor. Tapi kami imbau sebaiknya tidak menggunakan sepeda motor dalam mudik nanti. Terlebih jika pengemudinya tidak siap," tutur Pudji di Bundaran HI.

Pudji mengatakan, kegiatan sosialisasi ini digelar lantaran berdasarkan hasil evaluasi operasi patuh jaya dan operasi ketupat tahun 2012 didapat angka kecelakaan sepeda motor cukup tinggi yakni sekitar 30%.

"Tahun lalu kecelakaan sepeda motor cukup tinggi sekitar 30%, korban meninggal dunia sekitar 20%. Pasti angka ini harus ditekan, agar tidak meningkat lagi angkanya," tegas Pudji.

Di acara sosialisasi tersebut, para polwan cantik juga membagikan stiker pentingnya menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dan ada pula hiburan musik serta atraksi-atraksi menarik dari para Polisi Lalulintas. (Theresia Felisiani)

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×