kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Masa penen terlambat, harga cabai meroket


Minggu, 02 Februari 2020 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Kurangnya pasokan cabai membuat harganya turus naik


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga awal Februari, harga cabai masih bertahan tinggi. Bahkan, harga cabai rawit di Jakarta sudah menembus Rp 90.000 per kilogram.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan, harga cabai sudah bertahan tinggi sejak dua bulan terakhir. Menurutnya, ini seharusnya menjadi salah satu fokus pemerintah mengingat cabai merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan di Indonesia.

Abdullah mengungkap, saat ini rata-rata harga cabai rawit merah di Jakarta sudah menembus Rp 90.000 per kg, cabai merah besar mencapai Rp 86.000 per kg, dan cabai merah menckati Rp 70.000 per kg. "Cabai rawit hijau yang saat ini yang masih di bawah, hampir Rp 50.000," ujar Abdullah kepada Kontan.co.id,  Minggu (2/2).

Baca Juga: Harga cabai rawit terus melonjak

Berdasarkan data Info Pangan Jakarta, per Minggu (2/2) harga rata-rata cabai merah keriting mencapai Rp 67.848 per kg, cabai merah besar Rp 85.575 per kg, cabai rawit merah Rp 90.969 per kg, cabai rawit hijau Rp 44.303 per kg.

Sementara berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional per Jumat (31/1), secara nasional harga rata-rata cabai rawit merah Rp 73.750 per kg,  cabai merah besar  Rp 58.150 per kg, cabai merah keriting Rp 47.450 per kg,  dan cabai rawit hijau Rp 44.250 per kg.




TERBARU

[X]
×