kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Ma'ruf Amin beberkan langkah pemerintah untuk jamin ketersediaan stok pangan nasional


Selasa, 01 September 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Wapres Maruf Amin


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Supaya pengembangan food estate ini berjalan sesuai harapan, dia juga meminta agar kalangan akademis turut aktif mengawal rencana tersebut. Dia juga memastikan pemerintah tetap konsisten menjaga kebijakan pencegahan alih fungsi lahan pertanian khususnya pangan.

Menurut Ma'ruf upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan ini dilakukan mengingat adanya proyeksi kelangkaan dan krisis pangan dunia akibat pandemi Covid-19 yang sudah diingatkan oleh Badan Pangan dan Pertanian Dunia atau FAO.

Baca Juga: Ini Kriteria Nasabah yang Dapat Dana PEN dari Bank

Tak hanya itu, dia juga menyebut ketahanan pangan merupakan salah satu tantangan bagi Indonesia mengingat adanya alih fungsi lahan, wilayah pertanian yang diperkirakan mengalami kemarau lebih kering tahun ini sehingga produksi beras diperkirakan akan lebih kecil dibandingkan 2018 dan 2019.

"Oleh karena itu perlu perhatian khusus untuk dapat mencukupi kebutuhan beras di awal tahun 2021, karena kita belum memasuki musim panen," kata Ma'ruf.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bila ketahanan pangan Indonesia tidak ditingkatkan, maka tingkat kemiskinan akan berpotensi naik. Sementara pada Maret 2020, jumlah warga miskin telah meningkat lebih dari 1,6 juta orang menjadi 26,42 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×