kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Lusa, Garuda harus jelaskan gangguan sistem ke pemerintah


Rabu, 24 November 2010 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Market outlook MAMI 2018


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah meminta PT Garuda Indonesia (Persero) melaporkan gangguan sistem yang memicu terjadinya penundaan dan pembatalan penerbangan. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar memberi tenggat waktu hingga 26 November nanti.

Mustafa mengatakan Garuda mesti melaporkan tiga hal. Pertama, tentang gangguan saat melakukan migrasi sistem. Kedua, penumpang yang penerbangannya batal harus ditangani dengan baik. Ketiga, melakukan investigasi untuk mengungkap apakah aada kelalaian, keteledoran, bahkan kesengajaan. "Harus ditelusuri tuntas, saya minta laporan masuk Jumat," ujar Mustafa usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Rabu (24/11).

Mustafa menjelaskan, sebenarnya proses migrasi sistem ini sudah dilakukan dalam tiga bulan ini tapi kemudian terjadi gangguan. Akibatnya, ribuan penumpang terpaksa terlantar akibat gangguan sistem tersebut.

Yang jelas, menurut Mustafa, masalah yang menimpa Garuda saat ini tidak akan mempengaruhi rencana maskapai pelat merah itu melepas sahamnya ke publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×