kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Luhut Pandjaitan Sebut Banyak Dana Stunting Tidak Tepat Sasaran


Senin, 02 Desember 2024 / 16:11 WIB
Luhut Pandjaitan Sebut Banyak Dana Stunting Tidak Tepat Sasaran
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan sebut penggunaan dana pemerintah yang belum optimal, terutama dalam program stunting.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti penggunaan dana pemerintah yang belum optimal, terutama dalam program stunting.

Ia menyebut, hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan banyak dana stunting dialokasikan untuk hak-hal yang tidak perlu. 

" Ini hasil audit BPKP. Ya untuk apa harus buang itu? Jadi tidak targeted," ujar Luhut dalam acara VPL ATA X-Plore, Senin (2/12).

Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Rp 34,41 Triliun Bansos Sembako untuk 18,71 Juta Jiwa

Dalam paparannya, Luhut menilai sekitar 49,5% dari anggaran tersebut dinilai belum efektif di tingkat pemerintah daerah (pemda).

Distribusi anggaran stunting yang mencakup berbagai tingkatan pemerintahan, yaitu kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 3,43 triliun, provinsi Rp 1,02 triliun, kabupaten/kota Rp 770,1 miliar, dan desa sebesar Rp 4,9 miliar.

Tidak hanya itu, ketidakakuratan atau bahkan absennya data menjadi hambatan efektivitas program pembangunan.

Baca Juga: Pemerintah Telah Kucurkan Dana Desa Rp 609,9 Triliun dalam 10 Tahun

Dalam paparannya, sekitar 44,4% subsidi LPG 3 Kg tersalurkan tidak tepat sasaran, sekitar 43,7% subsidi listrik yang tidak tepat sasaran serta 40,5% rumah tangga miskin yang tidak menerima sembako.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×