kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

LPEI diminta dorong manufaktur demi pajak


Selasa, 07 Februari 2017 / 12:10 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang dikenal sebagai Eximbank Indonesia, turut memberikan sumbangan yang lebih ke penerimaan pajak. Caranya, melalui dukungan terhadap sektor manufaktur.

Menurut Sri Mulyani mengatakan, tantangan penerimaan pajak saat ini adalah basis pajak yang tebatas. Sementara itu, jumlah pembayar pajak efektif saat ini hanya 42% dari jumlah wajib pajak yang melapor surat pemberitahuan pajak (SPT).

Lebih lanjut menurut Sri Mulyani, sektor manufaktur salah satu yang berkontribusi cukup besar terhadap penerimaan pajak.

"Kalau LPEI mau support Indonesia, mostly dominasi (penerimaan pajak) adalah sektor manufaktur," kata Sri Mulyani saat acara Indonesia Eximbank Investor Gathering di Hotel Ritz Carlton, Selasa (7/2).

Dia juga mengatakan, selama ini belum ada keseimbangan antar sektor terkait kontribusinya dalam penerimaan negara. "Ini juga menjadi penting untuk desain kebijakan fiskal," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×