kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

LKPP klaim hemat uang negara Rp 11,7 triliun


Kamis, 27 Desember 2012 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Make up artist (MUA) Bubah Alfian salah satu MUA yang kerap jadi langganan selebriti Indonesia


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sampai akhir Desember 2012, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mengklaim telah menghemat belasan triliun rupiah dari proses pengadaan barang dan jasa. Menurut LKPP, penghematan uang negara diperoleh berkat layanan lelang elektronik yang disediakan.

Nilai penghematan pengadaan barang dan jasa tersebut diklaim mencapai Rp 11,7 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Agus Rahardjo, selaku Ketua LKPP di Jakarta, Kamis (27/12). Menurutnya, penghematan terjadi karena harga produk yang di lelang bisa lebih murah dan kualitasnya juga lebih terjamin.

Agus bilang sampai akhir Desember, pihaknya melakukan lelang barang dan jasa pemerintah senilai Rp 144,5 triliun. Dari nilai lelang barang dan jasa tersebut, sebesar Rp 117 triliun sudah selesai ditenderkan. "Yang selesai ditenderkan itu, nilai penghematannya bisa 10%," kata Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×