kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

Lebih tinggi, inflasi 2017 tercatat 3,61%


Selasa, 02 Januari 2018 / 11:42 WIB
Lebih tinggi, inflasi 2017 tercatat 3,61%


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Desember 2017 sebesar 0,71%. Dengan demikian, inflasi sepanjang tahun 2017 tercatat sebesar 3,61%. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding inflasi tahun 2016 yang tercatat 3,02%.

Inflasi sepanjang 2017 itu juga sedikit lebih tinggi dibanding kisaran perkiraan Bank Indonesia (BI) yang sebesar 3%-3,5%. Namun, "Angka ini bagus karena jauh berada di bawah target inflasi di dalam APBN-P 2017 yang ditetapkan sebesar 4,3%," kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (2/1).

Lebih lanjut Suhariyanto menyebut, penyebab inflasi tahun 2017 berbeda dengan tahun 2016 yang lebih disebabkan oleh inflasi harga pangan yang bergejolak (volatile food).

Tahun 2017, inflasi disebabkan oleh kenaikan harga yang diatur pemerintah (administered prices), berupa kenaikan tarif listrik 900 volt ampere (VA) di awal tahun. Sementara volatile food tidak berpengaruh besar. "Karena pengendalian harga barang yang diatur pemerintah lumayan bagus," tambah dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×